Sosialisasi Keamanan Pangan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur

IMG20190319093246

Selasa/19-03-2019. Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur, menyelenggarakan Sosialisasi Keamanan Pangan di Desa Sukatani kepada 40 orang peserta yang terdiri dari Perangkat Desa Sukatani, Anggota BPD, PKK, Kader Posyandu, LPM, Karang Taruna, dan Bumdes.

Acara ini dihadiri oleh oleh Bapak MAMAD NANO, SP, MP. selaku Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur. Dalam sambutannya sekaligus pembukaan resmi kegiatan, bahwa Indonesia berkategori Belum Stabil Pangan, baru 10 negara di dunia ini yang pangannya sudah stabil. Cianjur termasuk daerah yang surplus beras. Dalam satu tahun Cianjur menghasilkan 272.000 ton beras. Tetapi surplus tersebut tidak ada di gudang karena daerah lain mengalami kekurangan beras, sehingga beras dari Cianjur diserap oleh Daerah Luar Cianjur.
Selain itu, Cianjur juga termasuk satu-satunya daerah penyangga DKI Jakarta. Namun di luar itu, Cianjur termasuk daerah terdampak stunting. Yang terdampak bukan hanya warga miskin, akan tetapi merata di semua lapisan masyarakat menengah ke atas dikarenakan pola hidup yang bergeser. Untuk mengatasi masalah tersebut sangat diperlukan upaya diantaranya sosialisasi keamanan pangan kepada warga masyarakat agar mereka terhindar dari bahaya makanan yang bisa menyebabkan berbagai penyakit dan diantaranya adalah stunting. Selain sosialisasi, dinas pertanian juga siap membantu kepada warga yang memiliki lahan kosong untuk ditanami bibit tanaman yang disediakan Dinas Pertanian secara gratis. Juga kepada KWT yang ada di Desa akan membantu membangun Green House dan bibit tanaman. Desa Sukatani termasuk salahsatu desa yang mendapatkan progarm RUMBIT (Rumah Bibit) yaitu program pembibitan tanaman yang akan dibagikan kepada warga secara secara gratis.

Kepala Desa Sukatani, H. Udin Sanusi Yandi, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur yang telah bersedia menyelenggarakan kegaitan ini di Desa Sukatani, patut disyukuri dan menjadi inspirasi dan siap membantu untuk menyebarkannya kepada warga Desa agar warga mengetahui pangan apa saja yang aman untuk dikonsumsi.

Kepala Bidang Keamanan Pangan, Bapak Drs. H. Hanan Sukmana, dalam pengantarnya mengatakan Cianjur memiliki cadangan pangan 100 ton untuk wilayah/desa yang rawan pangan, banjir dan musibah lainnya yang menyebabkan rawan pangan. Kirimkan permohonan dari desa dilengkapi dengan data-kata kerugian yang dialami serta jumlah kebutuhan pangan, jika stok pangan tersedia saat itu pun dapat dibawa. Selain itu ia menyampaikan bahwa kita semua harus hati-hati terhadap makanan cepat saji karena sudah banyak terbukti sudah dicampur dengan bahan-bahan kimia yang dapat membahayakan bagi yang mengonsumsinya baik cepat ataupun lambat yang secara rinci akan dijelaskan oleh Narasusmber dalam kegiatan ini.

Narasumber pertama, Bapak Yudi Wahyudi, ST, mengatakan bahwa Desa Sukatani tidak termasuk desa yang terdampak stunting. lebih lanjut ia menjelaskan tentang dampak-dampak dari bahaya pangan yang tidak aman dikonsumsi dan mengharuskan kepada peserta kegiatan terutama kepada ibu-ibu PKK dan Kader Psoyandu agar menyebarkan informasi keamanan pangan ini paling tidak di keluarga dan lebih luasnya kepada warga di wilayahnya masing-masing.

Selanjutnya Narasumber kedua, Ibu Fitria Dwinanda, S.Gz, menjelaskan bahaya makanan yang tercemar dengan cemaran biologis, kimia dan cemaran fisik dan melakukan uji beberapa makanan untuk mengetahui apakah makanan tersebut tercampur dengan bahan formalin, borax, dan pestisida. Hasilnya beberapa makanan ada yang sudah dicampuri bahan berbahaya tersebut ada pula yang aman untuk dikonsumsi.

Pemerintah Desa Sukatani mengucapkan terima kasih kepada Tim/Panitia dari Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura Kabupaten Cianjur diantaranya Bapak MAmad Nano SP, MP (Kepala Dinas Pertanian Kab. Cianjur), Bapak Drs.H. Hanan Sukmana (Kabid Ketahanan Pangan), Bapak Toni, Bapak Yudi Wahyudi, ST, Ibu Fitria Dwinanda, S.Gz, Bapak R. Aji Firmansyah, SH, Bapak Henaryat dan Ibu Lutfia Katraeni, SE, serta beberapa siswa prakerin di Dinas Pertanian yang telah berkenan hadir di Desa Sukatani memberikan pencerahan tentang keamanan pangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *